Tim Gabungan Ops Yustis Pemkab Tebo yang terdiri dari Satpol PP Tebo, Polres Tebo, Dinas LH dan Perhubungan Tebo serta Koramil 0416/05 Muara Tebo menggelar Operasi Yustisi Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan dengan sasaran warga tidak memakai masker dan tempat usaha. Bertempat di depan polsek Tebo Tengah Kecamatan Tebo Tengah Kabupaten Tebo, Jum’at (16/10/2020) sekitar pukul 08.30 wib.

lokasi halaman Mapolsek Tebo Tengah tgl. 16/10/2020

Kasat Pol PP Tebo Drs, Taufik Khaldy mengatakan bahwa Tim gabungan melaksanakan razia dengan sasaran pengguna jalan persorangan yang tidak memakai masker dan tempat usaha yang tidak menyedikan sarana protokol kesehatan, bertujuan untuk masyarakat agar sadar pentingnya mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

”Operasi ini digelar secara kontinu dan hari ini razia digelar di Kecamatan Tebo Tengah di depan polsek tebo tengah, bagi masyarakat kedapatan tidak menggunakan masker saat ini diberikan pembinaan dan sanksi administrasi maupun sanksi sosial lainnya
Selanjutnya untuk pelanggar yang terjaring pada hari ini kebanyakan remaja atau pemuda,”terang Kasatpol PP Tebo Drs, Taufik Khaldy.

lokasi halaman Mapolsek Tebo Tengah Tgl. 16 /10/2020

Sekretaris Satpol PP, Sugiyarto, SP memberikan keterangan bahwa jumlah pelanggar 208 orang yang terjaring pada Operasi yustisi ini,dengan rincian sanksi denda 22 orang per 20.000
142 orang disanksi lisan,44 orang disanksi sosial seperti Push Up pada Operasi Yustisi hari ini.”tegas kasat

Kasat Binmas Polres Tebo, AKP Agung Purwanto Menyampaikan bahwa Operasi Yustisi di Kecamatan Tebo Tengah sudah dilaksanakan beberapa kali pernertiban namun untuk pelanggar masih tinggi terlihat pada saat terjaring hari ini terutama Pemilik Tempat Usaha yang rata-rata belum mematuhi protokol kesehatan Kasat Binmas menyampaikan akan mengevaluasi tempat-tempat usah yang belum mematuhi protokol kesehatan.

lokasi depan Mapolsek Tebo Tengah tgl. 16/10/2020

dan kita sebagai Tim Gab Ops Yustisi Tebo berharap kepada masyarakat untuk menyadari pendisiplinan ini sebagai bentuk new normal atau kebiasaan baru dalam aktivitas sehari-hari dalam upaya pencegahan covid-19 di kabupaten tebo.”tutup kasat,,( HT )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *